Ragam Hiasan Taman dengan Batu Alam

Ketika sahabat akan medesain sebuah taman, tentunya akan banyak sekali parameter yang harus dipertimbangkan, seperti, fungsi utama dari taman, layout dan model taman, tipe tanaman bahkan sampai ragam hiasan dari taman itu sendiri. Kali ini akan coba diungkap mengenai paduan batu alam dengan berbagai model taman.

Batu alam yang tesusun indah akan menguatkan kesan alami dari taman itu sendiri. Dengan penambahan unsur batu alam pada ornamen taman yang telah ada tentunya akan semakin memperkuat unsur alam dan menimbulkan unsur kokoh pada ornamen tersebut. Apa saja tipe batu alam yang bisa menguatkan unsur taman Anda, marilah kita bahas lebih lanjut..

Batu Templek (Tempel) sebagai Hiasan Taman

Model batu templek memiliki beberapa ragam jenis yang tergantung pada daerah pembuatannya. Ada batu templek Garut, batu templek Purwakarta, batu templek Malingping atau batu templek Salagedang. Dari semua model tersebut, tidak ada yang membedakan keunggulannya, hanya berbeda motif atau pola saja.

Batu templek salah satunya bisa digunakan sebagai ragam hias latar dan aksen dari air mancur yang menempel pada dinding. Model ini akan mengesankan seolah ada sebuah mat air yang muncul dari batu alam.


Ragam hiasan batu templek pada air mancur (sumber: idea.grid.id)


Ragam hiasan batu templek pada taman minimalis (sumber: flamboyanasri.com)

Kegunaan lainnya dari batu templek ini pada taman adalah menyusunnya sebagai jalan setapak di taman. Tentunya ini akan memperkuat kesan taman yang alami karena memiliki jalan setapak dari bebatuan.


Ragam penggunaan batu templek pada jalan setapak taman (sumber: decoist.com)

Unsur alami taman juga dapat dibentuk dengan menggunakan batas antara tanaman hias dengan tanaman penutup tanah (misal rumput gajah mini, rumput jepang, kucai mini atau krokot). Dengan menggunakan batas alami, tentunya akan membuat taman sahabat menjadi sangat menarik dan indah.


Batu templek sebagai hiasan pembatas tanaman di taman (sumber: pinterest.com)

Batu Koral sebagai Hiasan Taman

batu koral adalah salah satu jenis batu hiasan taman yang didapat dengan cara ditambang dari pesisir pantai. Sehingga seringkali jenis dan nama batu koral disesuaikan dengan daerah penambangannya misalkan koral Kupang, koral Irian, koral Alor, koral Ambon, koral Lampung, atau koral Bengkulu.

Warna batu koral pun bermacam-macam, seperti putih, merah hati, hijau, dan hitam dengan ukuran diameter 1 -5 cm. Penggunaannya pada taman tentunya sangat bermacam-macam. Beberapa diantaranya adalah,

1. batu koral dibentuk sebagai koral sikat

Koral sikat atau koral tempel adalah batu koral yang disusun atau ditempel pada adukan semen dengan pola yang diinginkan. Biasa digunakan untuk penutup lantai atau tembok agar berkesan alami serta indah.


Batu alam koral dibuat sebagai koral sikat untuk lantai taman atau carport (sumber: pinterest)

2. batu koral digunakan sebagai jalan setapak

Batu koral putih banyak digunakan sebagai pemberi warna kontras pada jalan setapak di taman. Jalan setapak tama yang biasanya dibuat berwarna gelap tentu akan lebih terlihat jelas dan indah jika dikelilingi oleh warna putih dari batu koral. Tentu saja taman akan terlihat lebih bernuansa alami dengan kehadiran batu koral putih.


hiasan batu koral sebagai jalan setapak di taman (sumber: idea.grid.id)

3. batu koral sebagai pembatas tanaman

Selain itu batu koral bisa digunakan sebagai ragam hias penutup tanah dan pembatas di taman sahabat sekalian. Warna koral dapat membantu kontras dari keselurah taman yang ada, sehingga warna dari aneka tanaman dari tanaman akan lebih menonjol. Selain itu dengan memberikan koral pada taman akan membuat taman lebih alami dan indah.


desain batu koral digunakan sebagai pembatas tanaman (sumber: pinterest.com)


desain batu koral digunakan sebagai pembatas taman (sumber: pinterest.com)